Haloo everybodyy me again! Saya kali ini akan menyampaikan materi perkuliahan saya pada pertemuan ke 6 mengenai Etika dan Moral dan Filsafat Manusia, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Enjoy!;)
Etika dan Moral
Pengertian Etika
Etika secara etimologis berasal dari bahasa Yunani yaitu Ethos yang berarti watak. Sedangkan moral berasal dari kata Latin Mos berarti tunggal,moris berarti jamak artinya kebiasaan. Jadi etika atau moral dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai kesusilaan. Obyek material etika adalah tingkah laku. Obyek formalnya adalah kebaikan dan keburukan.
Etika menurut Bertens adalah nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Etika Perangai
Adat istiadat hidup bermasyarakat dalam keadaan dan waktu tertentu
Contoh: perkawinan,pergaulan muda mudi dsb
Etika Moral
Berkenaan dengan keniasaan perilaku baik dan benar berdasarkan kodrat manusia
Contoh: berkata jujur,menyantuni anak yatim dsb
Arti Etika
Etika sebagai Ilmu
Etika sebagai kode etik
Etika sebagai sistem nilai
Obyek material etika
Suatu hal yang dijadikan sasaran pemikiran,suatu hal yang diselidiki,dipelajari yang bersifat konkret atau abstrak. Yaitu tingkah laku atau perbuatan
Objek formal etika
Cara memandang yang dilakukan peneliti terhadap objek materialnya serta prinsip yang digunakannya. Yaitu kebaikan dan keburukan,bermoral atau tak bermoral,dsb
Etika sebagai cabang filsafat
-Etika merupakan cabang fiksafat yang mengenakan refleksi dan metode tugas manusia dalam upaya menggali nilai moral dan menerapkan di kehidupan konkret
-Sebagai ilmu etika mencari kebenaran sebagai filsafat etika mencari keterangan
Etika berdasarkan kajian ilmu
-Etika Normatif
-Etika Fenomenologis
Tujuan belajar etika
Untuk menyamakan persepsi tentang penilaian perbuatan baik dan buruk dalam ruang dan waktu
Sebagai ilmu etika bersifat kritis dan metodis
Sistematika Etika
Etika Deskriptif
-Membahas apa yang dipandangnya
-Melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas
-Mempelajari moralitas yang terdapat pada individu dan kebudayaan atau subkultur tertentu
Etika Normatif
-Membicarakan tentang apa yang seharusnya dilakukan
-Mengenai pelbagai norma yang menuntun tingkah laku manusia
-Tidak deskriptif melainkam perspektif,menentukam benar tidaknya tingkah laku atau anggapan-anggapan normal.
Metaetika
Meta dalam bahasa Yunani berarti melebihi. Metaetika membahas ucapan ucapan secara langsung.
Etika Umum
Mempertanyakan prinsip-prinsip dasar yang berlaku bagi setiap tindakan manusia.
Etika Khusus
Membahas prinsip-prinsip moral dasar dalam hubungan dengan kewajiban manusia dalam pelbagai lingkup kehidupannya. Etika khusus dibagi menjadi 2 bagian
a. Etika individual: menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial: membahas mengenai kewajiban,sikap dan perilaku manusia.
Etika Profesi
Etika sosial yang menyangkut hubungan antar manusia dalam satu lingkup profesi dan masyarakat pengguna profesi tersebut.
Ciri:
-Adanya pengetahuan khusus
-Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi
-Mengabdi pada kepentingan masyarakat
-Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi
-Menjadi anggota dari suatu profesi
Prinsip:
-Tanggung jawab: terhadap pelaksanaan pekerjaan terhadap hasil
-Keadilan: memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi hasil
-Otonomi: menuntut agar setiap kaum profesionalis memiliki dan diberi kebebasan dalam menjalankan Profesinya
Kode etik
Yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
Tujuan :
-Menjunjung tinggi martabat profesi
-Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota profesi
-Meningkatkan pengabdian para anggota profesi
-Meningkatkan mutu profesi
-Meningkatkan mutu organisasi profesi
-Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi
-Mempunyai organisasi profesional yang kuat
-Menentukan baku standarnya sendiri
Aliran Etika
-Eudemonisme: dalam bahasa Yunani eudaimon berarti roh atau semangat yang baik. Menekankan bahwa kebaikan tertinggi manusia ada di kebahagiaan secara umum baik
-Hedonisme: kebaikan manusia terletak dalam kenikmatan dan kesenangan yang menjadi tujuan hidup
-Egoisme: kesenangan dan kebaikan diri sendiri menjadi target usaha seseorang dan bukan kebaikan orang lain.
-Ultilitarisme: bentuk hedonisme yang digeneralisir
-Deontologisme: kewajiban yang didasarkan pada intuisi manusia tentang prinsip moral
Etika dan Etiket
Etika
-Menetapkan norma perbuatan
-Berlaku tidak bergantung pads sds tidaknya orang lain
-Bersifat absolut
Etiket
-Menetapkan cara melakukan perbuatan
-Berlaku hanya dalam pergaulan
-Bersifat relatif
Filsafat Manusia
Filsafat manusia menanyakam pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.
Manfaat belajar filsafat manusia
Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib menyelidiki arti yang dalam dari "yang ada" dan manusia bertaanggung jawab terhafap dirinya sendiri,sekurang kurangnya manusia harus mengenal dan mengerti diri sendiri secara mendalam agar dapat mengatur diri dalam hidup ini.
Kerelevanan filsafat manusia
-Dengan bertanya manusia mewujudkan hakikat kemanusiaannya
-Dengan mendalami manusia,mengenal dirinya lebih baik.
-Mengantar manusia semakin bertanggung jawab terhadap dirinya dan sesama
Metode filsafat manusia
Yaitu refleksi,analisa trensdental,dan sintesa
Ada juga ekstensif,intensif dan kritis.
Objek filsafat manusia
Objek material: manusia
Objek formal: esensi manusia,strukturnya yang fundamental.
Tokoh filsafat manusia
-Max Scheler dan Heidegger
Mereka mengatakan bahwa tidak ada zaman,seperti zaman sekarang dimana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya.
-A. Heschel
A. Heschel mengatakan bahwa filsafat mempunyai perhatian terhadap manusia dalam totalitasnya,bukan dalam aspek ini atau itu.
-Augustinus
Aku menjadi masalah besar bagi diriku
-Adam Schaft
Karena kita adalah manusia yang akan mati dan kita tidak akan puas dengan perubahan formasi sosial namun kita juga ingin mengetahui persoalan pribadi.
-Albert Camus
Refleksi filosofis tentang manusia tumbuh dari pengalaman akan kehampaan,aliensi,rutimitas dan absurditas.
Yang dibahas di filsafat manusia:
-Mencari kekhasan manusia
-Manusia sebagai "ada di dunia"
-Evolusi
-Antar subyektivitas (sosialitas manusia)
-Manusia sebagai eksistensi bertubuh
-Transdensi
-Manusia sebagai roh
-Pengetahuan manusia
-Kebebasan
-Kesejarahan/historisitas
-Kebudayaan,sains dan teknologi
-Dimensi antropologi dari pekerjaan
-Manusia sebagai pribadi
-Kematian dan harapan
Sumber :
media powerpoint KBK Blok Filsafat Universitas Tarumanagara
Etika Deskriptif
-Membahas apa yang dipandangnya
-Melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas
-Mempelajari moralitas yang terdapat pada individu dan kebudayaan atau subkultur tertentu
Etika Normatif
-Membicarakan tentang apa yang seharusnya dilakukan
-Mengenai pelbagai norma yang menuntun tingkah laku manusia
-Tidak deskriptif melainkam perspektif,menentukam benar tidaknya tingkah laku atau anggapan-anggapan normal.
Metaetika
Meta dalam bahasa Yunani berarti melebihi. Metaetika membahas ucapan ucapan secara langsung.
Etika Umum
Mempertanyakan prinsip-prinsip dasar yang berlaku bagi setiap tindakan manusia.
Etika Khusus
Membahas prinsip-prinsip moral dasar dalam hubungan dengan kewajiban manusia dalam pelbagai lingkup kehidupannya. Etika khusus dibagi menjadi 2 bagian
a. Etika individual: menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial: membahas mengenai kewajiban,sikap dan perilaku manusia.
Etika Profesi
Etika sosial yang menyangkut hubungan antar manusia dalam satu lingkup profesi dan masyarakat pengguna profesi tersebut.
Ciri:
-Adanya pengetahuan khusus
-Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi
-Mengabdi pada kepentingan masyarakat
-Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi
-Menjadi anggota dari suatu profesi
Prinsip:
-Tanggung jawab: terhadap pelaksanaan pekerjaan terhadap hasil
-Keadilan: memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi hasil
-Otonomi: menuntut agar setiap kaum profesionalis memiliki dan diberi kebebasan dalam menjalankan Profesinya
Kode etik
Yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
Tujuan :
-Menjunjung tinggi martabat profesi
-Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota profesi
-Meningkatkan pengabdian para anggota profesi
-Meningkatkan mutu profesi
-Meningkatkan mutu organisasi profesi
-Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi
-Mempunyai organisasi profesional yang kuat
-Menentukan baku standarnya sendiri
Aliran Etika
-Eudemonisme: dalam bahasa Yunani eudaimon berarti roh atau semangat yang baik. Menekankan bahwa kebaikan tertinggi manusia ada di kebahagiaan secara umum baik
-Hedonisme: kebaikan manusia terletak dalam kenikmatan dan kesenangan yang menjadi tujuan hidup
-Egoisme: kesenangan dan kebaikan diri sendiri menjadi target usaha seseorang dan bukan kebaikan orang lain.
-Ultilitarisme: bentuk hedonisme yang digeneralisir
-Deontologisme: kewajiban yang didasarkan pada intuisi manusia tentang prinsip moral
Etika dan Etiket
Etika
-Menetapkan norma perbuatan
-Berlaku tidak bergantung pads sds tidaknya orang lain
-Bersifat absolut
Etiket
-Menetapkan cara melakukan perbuatan
-Berlaku hanya dalam pergaulan
-Bersifat relatif
Filsafat Manusia
Filsafat manusia menanyakam pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.
Manfaat belajar filsafat manusia
Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib menyelidiki arti yang dalam dari "yang ada" dan manusia bertaanggung jawab terhafap dirinya sendiri,sekurang kurangnya manusia harus mengenal dan mengerti diri sendiri secara mendalam agar dapat mengatur diri dalam hidup ini.
Kerelevanan filsafat manusia
-Dengan bertanya manusia mewujudkan hakikat kemanusiaannya
-Dengan mendalami manusia,mengenal dirinya lebih baik.
-Mengantar manusia semakin bertanggung jawab terhadap dirinya dan sesama
Metode filsafat manusia
Yaitu refleksi,analisa trensdental,dan sintesa
Ada juga ekstensif,intensif dan kritis.
Objek filsafat manusia
Objek material: manusia
Objek formal: esensi manusia,strukturnya yang fundamental.
Tokoh filsafat manusia
-Max Scheler dan Heidegger
Mereka mengatakan bahwa tidak ada zaman,seperti zaman sekarang dimana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya.
-A. Heschel
A. Heschel mengatakan bahwa filsafat mempunyai perhatian terhadap manusia dalam totalitasnya,bukan dalam aspek ini atau itu.
-Augustinus
Aku menjadi masalah besar bagi diriku
-Adam Schaft
Karena kita adalah manusia yang akan mati dan kita tidak akan puas dengan perubahan formasi sosial namun kita juga ingin mengetahui persoalan pribadi.
-Albert Camus
Refleksi filosofis tentang manusia tumbuh dari pengalaman akan kehampaan,aliensi,rutimitas dan absurditas.
Yang dibahas di filsafat manusia:
-Mencari kekhasan manusia
-Manusia sebagai "ada di dunia"
-Evolusi
-Antar subyektivitas (sosialitas manusia)
-Manusia sebagai eksistensi bertubuh
-Transdensi
-Manusia sebagai roh
-Pengetahuan manusia
-Kebebasan
-Kesejarahan/historisitas
-Kebudayaan,sains dan teknologi
-Dimensi antropologi dari pekerjaan
-Manusia sebagai pribadi
-Kematian dan harapan
Sumber :
media powerpoint KBK Blok Filsafat Universitas Tarumanagara
